BeritaSatu.Com – Blog Ekonomi – Menyoal Audit BPKP

http://www.beritasatu.com/blog/ekonomi/3600-menyoal-audit-bpkp.html

Kumpulin beginian aaah

Iklan

Resign PNS: Belajar Menentukan Pilihan

Sumber gambar: kompas.com Sumber gambar: kompas.com

Sejak 1 April 2014, saya tidak lagi berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di salah satu Lembaga Pemerintah NonKementerian di Republik ini. Alhamdulillah, akhirnya saya berani memutuskan memilih jalan resign ini. Untuk sebagian orang, mencari pekerjaan atau berhenti bekerja bukanlah perkara yang sulit dan perlu dipikirkan terlalu rumit. Tapi bagi saya, masalah resign ini mengharuskan saya bertempur sekaligus berdamai dengan diri saya sendiri. Bagaimanapun, enam tahun sudah sukses membentuk mental dan pola pikir saya menjadi “sangat PNS”.

Saya salut luar biasa kepada teman-teman PNS yang masih berpendirian teguh menjadi bagian dalam perbaikan sistem pemerintahan negara dan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Kualitas PNS Indonesia sudah semakin membaik. Tudingan-tudingan negatif yang memojokkan PNS, tidak sepenuhnya benar. Mungkin ada yang menjadi PNS karena “sogokan” atau “titipan”, tapi banyak teman saya yang sangat brillian, lulusan universitas termuka, atau jebolan perusahaan ternama. Kalau PNS dituduh pemalas dan sering membolos, teman saya…

Lihat pos aslinya 629 kata lagi

Sudah janji, apakah harus dibatalkan???

sebelum pindah ke jakarta, saya sudah janji kalo diundang ke nikahannya Mr. H di semarang, saya akan datang, daaaaan saya diundang.
sekarang karena saya menunda-nunda beli tiketnya, tiket yang ada sudah mahal bgt, mw batalin tapi saya sendiri yang beneran mw brgkt kesana,solusi sementara lgsg ke stasiun aja, siapa tw ada tiket yg murah

Lupakan Soal Beasiswa, Kamu Pejuang Malas!

a madeandi's life

Tentu saja tulisan ini bukan untuk Anda, pembaca yang budiman. Tulisan ini adalah untuk orang yang tidak Anda kenal. Orang yang memiliki keinginan untuk mendapatkan beasiswa luar negeri tetapi tidak sadar kalau dirinya menderita kemalasan stadium tinggi. Saya menyebutnya pejuang malas dengan ciri-ciri seperti ini:

  1. Menanyakan hal-hal yang sebenarnya ada di website atau buku panduan beasiswa. Mereka malas membaca.
  2. Selalu mengatakan ‘tes TOEFL/IELTS mahal banget’ tapi malas menabung dan tetap rajin nongkrong di cafe 😉
  3. Sibuk berpikir caranya lolos beasiswa meskipun tidak memenuhi syarat. Mereka tidak fokus berusaha agar bisa memenuhi syarat. Anehnya, dengan begitu mereka merasa kreatif.
  4. Mudah bertanya “syarat beasiswanya apa saja?” Seakan itu satu rahasia yang tidak ada di website atau buku panduan (terutama jika ditanyakan lewat email ketika penanya memiliki akses internet yang memadai).
  5. Bertanya “jurusan yg cocok buat saya apa ya?” seakan orang lain lebih paham tentang dirinya. Untuk menggali bakat dan minat sendiri saja…

Lihat pos aslinya 214 kata lagi