alat untuk jual minuman di halte busway

Saya baru tw kalo di halte busway sekarang ada mesin untuk jual minuman, harganya 5000, 10.000, 15.000 dan 20.000 kalo tidak salah.
Yang pasti saya tau itu di halte busway juanda di pacenongan, karena saya pertama kali coba beli disana sewaktu anter putri ke kost an nya.
Karena bingung saya pelan2 saat menjalankannya dan, busway yang saya tunggu lewat dengan gesitnya, tidak seperti alat yang membawakan minuman coca cola saya yang bergerak amat lambat ditambah alat pemutar minuman saat dia dikeluarkan dari mesin yang juga lambat. Sampai saya ditertawakan oleh rombongan gadis2 muda disana, saya sih hanya bisa nyengir kuda saja :D.
Yah gebrakan yang bagus, minumannya juga tidak terlalu mahan mantaplah, cuma mesinnya itu kalo bisa dibuat lebih gesit lagi

Iklan

Kapal Ferry

Kapal ferry adalah transportasi paling murah dan teratur jadwalnya di provinsi ntt ini (kecuali cuaca buruk).
Walaupun begitu kami disini jarang menggunakannya, kecuali kalau berpergian ke pulau rote, karena transportasi yang ada hanyalah kapal cepat, kapal ferry dan terkadang kapal pelni. Jadi kalau kapal cepat sedang rusak otomatis kami naik kapal ferry.
Sebenarnya enak juga naik kapal ferry ini karena disediakan tempat tidur untuk kelas bisnis ke atas, walaupun tidurnya disamping-atas-bawah itu orang lain, tetapi tetap nyenyak kalau saya :D.
Kalau sedang tidak hujan bisa nongkrong di atas ramai-ramai bermain kartu dll, dengan orang-orang yang belum kita kenal, santai lah.
Tapi sayangnya masih ada semacam ‘negosiasi’ di dalam sehingga ada yang bayar di ekonomi tetapi bisa tidur di bisnis, jadi ada ‘gontok-gontok’ an dulu dengan orang yang seperti itu
Happy travelling 🙂

Pelabuhan pantai baru, rote

Kalau mw ke atau dari pulau rote ke pulau timor memakai kapal ferry asdp pasti lewat pelabuhan ini Pelabuhan ini, letaknya di kecamatan pantai baru.
Di sini dipenuhi penjual kaki lima dimana2, dan walaupun sinyalnya lumayan bagus, tetapi begitu masuk kedalam ruangan, sinyalnya akan menghilang terutama di ruang tunggu
Oh ya ada beberapa titik pemandangan bagus di perjalanan dari sini ke ibukota kabupaten rotendao di ba’a. ^_^

nonton pasola di wanokaka, sumba barat

Kedatangan saya ke sumba barat kemaren bertepatan dengan pasola di wanokaka, jadi akhirnya saya bisa nonton langsung seperti apa pasola itu 🙂
Pasola ini mempertemukan suku penganut marapu dari pantai di kiri dengan yang dari bukit di kanan.
Pasola yang saya lihat tidak seperti yang digambarkan seperti dalam lukisan, yaitu saling melempar dalam jarak dekat atau masing-masing kelompok membentuk setengah lingkaran dan bertemu satu lawan satu, tetapi melempar dari jarak lumayan jauh.
Tetapi tetap saja menonton langsung pasola seperti ini seperti menuntaskan rasa penasaran saya selama ini dan saya PUAS. 😀

Pantai Rua, sumba barat

Gambar

Saat ke sumba barat kemaren, selain ke pantai maroshi, saya juga pergi ke pantai rua, tepatnya setelah melihat pasola di wanokaka, pantai ini letaknya dekat dengan maroshi, ada di suatu pertigaan kalau ke maroshi lurus ke jalan kecil, ke rua ini kiri ke jalan yang besar.
Kami pergi ramai-ramai dengan pak dibyo, saya, pak ruslan, pak rota dan pak abu dari pemda di sumba barat.
Pantai rua ini adalah salah satu tempat nongkrong orang2 di sumba barat, terutama para pemancing, banyak juga yang piknik keluarga disini, termasuk kami 😀
Oh ya saya sempat lihat klinik kesehatan dari the sumba foundation yang katanya tidak secara resmi diakui oleh pemerintah saat melaksanakan permintaan dana di luar negeri (tidak ada fotonya)
Pantai rua sendiri, panjang seperti maroshi tetapi ada dermaga, ‘waterboom’ :D, dan ramai sekali, jd seperti wisata keluarga saja, tetapi di pantai yang sangat indah putih bersih, kami sempat makan bersama disana.